Perbedaan FE EDTA dan FE EDDHA

Perbedaan FE EDTA dan FE EDDHA

Perbedaan FE EDTA dan FE EDDHA hanyalah terletak pada jenis kelatnya saja. Yaitu pelapis pada pupuk mikro yang mengandung unsur hara FE. Yang mempunyai peranan yang penting dalam proses pelapisan pupuk yang sangat penting untuk memenuhi nutrisi pada tanaman.

Karena sifat zat besi yang tidak cocok dengan beberapa zat lain sehingga harus dibungkus dengan kelat saat digunakan sebagai pupuk mikro.  Pelapis ini juga berfungsi sebagai zat pendukung agar proses penyerapan lebih maksimal.

Perbedaan FE EDTA dan FE EDDHA Yang Mendasar

Sama-sama mengandung Fe hanya berbeda pada pelapis atau kelatnya saja, nyatanya kedua pupuk ini memiliki beberapa perbedaan. Sehingga untuk memutuskan menggunakan yang mana, petani harus mengetahui dahulu karakteristik dari kedua pupuk ini.

Perbedaan FE EDTA dan FE EDDHA  yang paling terlihat adalah pada warnanya. Sama-sama sebagai jenis pupuk mikro yang meningkatkan unsur hara besi pada lahan yang menunjang kesuburan tanaman. Sama-sama berguna untuk melapisi atau membungkus unsur besi yang ada di dalam pupuk.

Pupuk mikro FE yang terbungkus dengan kelat EDTA memiliki warna kuning kecoklatan. Sementara untuk pupuk mikro FE yang terbungkus dengan kelat EDDHA memiliki warna merah tua. Sama-sama berupa tepung atau butiran-butiran halus yang mudah terserap oleh air dan juga tidak mengendap.

Baik digunakan pada pemupukan lahan tanah biasa, juga baik untuk memupuk pada tanaman dengan sistem hidroponik. Sama -sama meningkatkan unsur hara besi yang diperlukan tanaman untuk proses pembentukan kloroplas dan klorofil untuk proses fotosintesis.

Meskipun begitu dari kedua pupuk ini meskipun fungsinya hampir sama namun tetap memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Karena penggunaan pupuk Fe dengan kelat EDDHA lebih ampuh dalam meningkatkan berat tanaman daripada dengan menggunakan kelat EDTA.

Hal ini karena kemampuan kelat EDHHA membuat unsur Fe yang terkandung di dalamnya lebih memiliki tingkat serap yang tinggi pada tanaman. Daripada kelat EDTA yang tingkat ketersediaan FE nya lebih rendah daripada kelat EDDHA.

Gejala Tanaman Kekurangan Hara Besi atau FE

Sama seperti manusia, tanaman juga memerlukan nutrisi yang seimbang dari makanannya untuk bertumbuh maksimal. Tumbuhan yang kebutuhan nutrisi dan unsur-unsur lainnya terpenuhi sesuai dengan kebutuhannya akan terlihat hijau segar dan terlihat subur.

Unsur hara memegang peranan yang sangat besar dalam pertumbuhan tanaman. Unsur ini tidak melulu tersedia dari tanah saja, melainkan juga bahan organik yang telah terurai. Melalui pemupukan dengan penambahan mineral yang tanah butuhkan dan juga dari hujan yang kemudian terserap tanaman dalam bentuk ion. Ketika tanaman kekurangan unsur hara besi maka akan mengalami beberapa gejala ini:

  •         Tengah-tengah daun muda terlihat menguning, terutama diantara tulang daun.
  •         Pinggiran daun dan ujung daun masih kelihatan menghijau.
  •         Daun-daun yang masih muda mulai memutih.
  •         Kemudian diikuti dengan kematian jaringan.

Biasanya kerusakan akibat kekurangan zat besi ini yang terjadi pada daun-daun yang masih muda. Meskipun daun tua memiliki kadar besi yang cukup namun karena sifat besi yang tidak dapat berpindah tempat sehingga tidak dapat ditransfer kepada daun yang muda.

Penggunaan pupuk mikro baik dengan Fe kelat EDTA maupun dengan FE kelat EDDHA akan membantu mengatasi masalah ini. Menyediakan unsur hara besi yang cukup untuk pemenuhan nutrisi tanaman akan membuat pertumbuhan lebih optimal.

Kelat yang berfungsi sebagai organ sintetik pembungkus pupuk FE juga mampu mengurangi antagonis FE pada PH Tinggi. Mengingat sifat besi yang selalu bertentangan dengan unsur mikro yang lainnya.

Gejala Tanaman Keracunan Hara Besi atau FE
Perbedaan FE EDTA dan FE EDDHA

Meskipun unsur hara ini sangat penting bagi perkembangan daun dan tumbuh kembang tumbuhan. Namun porsi yang terserap oleh tumbuhan juga harus seimbang, tidak boleh lebih atau kurang. Karena akan sangat mempengaruhi hasil pada masa panen kelak.

Ketika tanaman mulai menunjukkan gangguan pertumbuhan seperti memerah atau kerdil bisa jadi karena keracunan zat besi. Beberapa gejala ini bisa saja menjadi penyebab keracunan, penting para petani ketahui jika ingin fokus bercocok tanam.

  • Daun mengalami bronzing atau spot-spot kecil berwarna kecoklatan yang memenuhi seluruh daun.
  • Daun terkadang juga berubah menjadi berwarna perunggu atau oranye. Tidak tampak hijau subur seperti pada umumnya.
  • Tumbuhan menjadi kerdil, pertumbuhan tidak maksimal sesuai dengan fase normal yang biasanya dilalui.
  • Proses tanaman berbunga menjadi terhambat.
  • Proses penyerapan unsur hara menjadi terhambat, sehingga nutrisi yang seharusnya didapatkan untuk diolah tidak terpenuhi.
  • Pada Masa vegetatif, tanaman yang keracunan akan mengering dan memiliki tinggi yang tidak normal, tidak sesuai dengan aturan sesuai usianya. Berat tanaman menjadi ringan juga jumlah anakan yang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Tanaman yang tampak kering tidak lagi hijau karena pertumbuhan klorofil yang terhambat.
  • Sementara pada masa generatif, gejala awal yang tampak adalah malai menjadi sedikit. Kematangan hasil panen juga tertunda dan berat biji berkurang jauh.

Kesimpulan

Keracunan zat besi ini tentunya merugikan petani karena membuat panen terhambat bahkan bisa jadi gagal. Produktivitas tanaman akan turun drastis antara 30 persen sampai 90 persen saat mulai dipanen. Angan-angan keuntungan yang diprediksi menjadi buyar dan berantakan seketika.

Bisa jadi untuk balik modal saja sangat jauh dari harapan para petani. Apalagi  saat kondisi seperti ini,  harus mengeluarkan biaya ekstra untuk mengatasinya. Resiko keracunan ini paling rentan terjadi pada masa kemarau, karena tingkat pemasaman air menjadi tinggi.

Semua ini karena daya reduksi atau reaksi kehilangan oksigen air sangat rendah. Sementara remineralisasi kandungan fe terjadi karena oksidasi yang rendah. Hal ini menyebabkan kualitas panenan menjadi kurang baik.

Perbedaan FE EDTA dan FE EDDHA  seringkali menjadi hal yang membingungkan bagi petani yang awam. Karena sekilas memang terdengar hampir sama saat diucapkan. Sehingga saat membelinya harus benar-benar memperhatikan tulisan pada labelnya.

22 Komentar

    … [Trackback]

    […] Find More Info here to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Read More to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Read More Info here to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Find More Information here on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Information on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Here you can find 40436 more Information to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] There you will find 31494 additional Information to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] There you can find 51462 more Info on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Find More Information here on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Find More on to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Read More here to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Find More on to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Find More Info here on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Here you can find 7884 additional Information on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Read More to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Read More on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Find More Info here to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Find More Info here to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Information to that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Read More here on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Read More on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

    … [Trackback]

    […] Find More here on that Topic: elementalestari.com/perbedaan-fe-edta-dan-fe-eddha/ […]

Komentar ditutup

Keranjang Belanja

0
image/svg+xml

No products in the cart.

Continue Shopping